Biaya haji tahun ini naik

28 Juli mendatang, para jemaah haji akan berangkat ke Arab Saudi untuk menunaikan ibadah. Menurut Kepala Biro Humas, Data dan Informasi Kemenag, Mastuki, jemaah haji dikenakan biaya sebesar US$2.585 atau lebih dari Rp34 juta. Biaya ini termasuk penerbangan, pemondokan, dan living allowance.
"Biaya tersebut rata-rata dari daerah yang paling rendah yakni Aceh sekitar Rp34 juta hingga tertinggi di Maluku dan NTB sekitar Rp38 juta," katanya.
Lain halnya dengan keberangkatan jemaah haji melalui agen perjalanan. Salah satu agen perjalanan yang melayani keberangkatan jemaah haji yang diwawancara CNNIndonesia.com, Kamis (13/07/2017), Al Ahram Sarana Wisata akan memberangkatkan rombongan jemaah haji pada 12 Agustus mendatang.
Staf penjualan tiket, Aya mengatakan biaya ONH Plus mengalami kenaikan tiap tahunnya. Kenaikan ini konsisten sebesar US$500 atau sekitar Rp6.6 juta.
"Kita tiap tahun naik terus. Tahun ini saja, paket berdua (sebesar) US$10.500 (sekitar Rp140 juta), bertiga US$10.250 (sekitar Rp136 juta) dan berempat US$10ribu (sekitar Rp133 juta)," jelas Aya saat dihubungi melalui telepon.
Aya menjelaskan, kenaikan biaya ini karena perubahan biaya penginapan yang memang selalu naik. Selain itu, juga soal ketersediaan tiket. Ia berkata, jemaah akan ditempatkan di hotel terdekat dengan Masjidil Haram.
Tak hanya Al Ahram Sarana Wisata, agen perjalanan yang berbasis di Tangerang, Fazary Wisata juga menaikkan biaya keberangkatan haji.
Menurut pimpinan agen perjalanan, Juli, kenaikan ini mengikuti kenaikan biaya yang dikenakan Kementerian Haji Saudi Arabia saat jemaah haji berada di Arafah dan Mina.
"Kita kenakan US$9.500 (sekitar Rp126 juta) itu berempat, kalau berdua US$11.000 (sekitar Rp146 juta). Naik US$250 (sekitar Rp3,3 juta) dari tahun lalu," kata Juli.
Ia berkata, kenaikan ini terjadi di kisaran jumlah US$250-US$500 sejak 2010. Biaya ini sudah mencakup hotel dengan fasilitas bintang lima, tiket, transportasi selama di sana, juga konsumsi jemaah.
Pada 11 Agustus nanti, agen perjalanannya akan memberangkatkan 62 jemaah haji.
Aya menuturkan, peminat ONH Plus memang terus bertambah. Namun, agen perjalanan tidak bisa begitu saja memberangkatkan sejumlah jemaah karena semua harus melalui persetujuan Depag dan Kemenag.
Tahun lalu, agen ini memberangkatkan 150 jemaah haji. Tahun ini, kata Aya, ia belum bisa memastikan jumlah, tapi data terakhir menyebutkan ada 120 jemaah yang pasti berangkat Agustus nanti.
"Kalau kita sih bisa memberangkatkan 150-200 jemaah, tergantung persetujuan dari Depag dan Kemenag," katanya.

  • sk
  • 2017-07-14 00:00:00
  • Home